Saat Inggris Raya mempercepat targetnya untuk sistem listrik nol bersih pada tahun 2030, pasar penyimpanan energinya berkembang pada tingkat yang mencengangkan, siap untuk potensi pertumbuhan lima kali lipat dalam lima tahun dan menjadi salah satu tujuan investasi paling menarik di dunia. Data industri mengungkapkan bahwa pipa proyek penyimpanan baterai jangka panjang Inggris Raya saat ini melebihi 63GW/131.834MWh, dengan total pipa masa depan melebihi 444GWh. Namun, di balik kemakmuran ini terdapat tantangan ganda berupa hambatan koneksi jaringan dan persaingan yang ketat. Dalam perlombaan yang sangat penting bagi masa depan energi Eropa ini, perusahaan-perusahaan China yang diwakili oleh Envision, Sungrow, Hithium, dan Canadian Solar berhasil menembus dengan memanfaatkan strategi lokalisasi yang mendalam dan model bisnis yang gesit, muncul sebagai kekuatan dominan di pasar.
Ledakan Pasar dan "Masalah Manis": Pipa 440GWh dalam Antrean Jaringan
Ledakan pasar penyimpanan energi Inggris Raya secara langsung didorong oleh target energi terbarukan yang ambisius dan mekanisme perdagangan listrik yang sangat liberal. Penyimpanan telah menjadi penting untuk menyeimbangkan daya angin dan surya yang intermiten. Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris Raya memperkirakan bahwa permintaan penyimpanan energi baru negara itu akan mencapai 50GW pada tahun 2035. Namun, menyertai permintaan besar ini adalah tantangan berat akses jaringan. Pada awal tahun 2025, sementara kapasitas penyimpanan 19GWh telah disetujui melalui rute koneksi Cepat, hanya sekitar 17% yang telah memasuki fase konstruksi. Infrastruktur jaringan yang menua dan peningkatan yang lambat telah menciptakan penundaan besar, dengan total pipa proyek industri sekarang melebihi 440GWh. Menavigasi antrean jaringan yang panjang telah menjadi tantangan utama bagi semua pelaku pasar.
Kontingen China: Dari Ekspor Produk ke Lokalisasi Ekosistem
Menghadapi hambatan ini, perusahaan-perusahaan China telah beralih dari sekadar ekspor produk ke model lokalisasi yang mendalam dan persaingan ekosistem layanan rantai penuh. Transformasi ini diilustrasikan secara jelas oleh kegiatan terbaru dari perusahaan-perusahaan terkemuka:
-
Merintis Manufaktur Lokal: Envision AESC baru-baru ini mengumumkan pengoperasian resmi pabrik baterainya di Sunderland, Inggris Raya, dengan kapasitas tahunan awal sebesar 15,8GWh. Sebagai basis manufaktur baterai terbesar yang saat ini beroperasi di Inggris Raya, hal itu tidak hanya melayani pasar kendaraan listrik tetapi juga memberikan dukungan yang kuat untuk pengiriman bisnis penyimpanan energinya yang terlokalisasi, mempersingkat rantai pasokan dan meningkatkan responsivitas.
-
Teknologi dan Kemitraan Mendorong Pertumbuhan: Hithium mengamankan pesanan besar untuk proyek penyimpanan energi 720MWh melalui kemitraan dengan pengembang terkemuka yang berbasis di Inggris Raya, Elements Green. Perusahaan ini sedang membangun tim pengiriman dan layanan lokal Inggris Raya untuk memastikan eksekusi proyek yang lancar mulai dari penyebaran hingga pengoperasian dan pemeliharaan. Demikian pula, Sungrow menandatangani perjanjian kerja sama penyimpanan energi sebesar 4,4GWh dengan Fidra Energy Inggris Raya, berencana untuk membangun salah satu stasiun penyimpanan terbesar di Inggris Raya menggunakan teknologi pembentuk jaringan canggih.
-
Penetrasi Pasar dan Kerjasama yang Beragam: Aliansi Penyimpanan Energi China (CNESA) mengorganisir delegasi perusahaan anggota ke Inggris Raya pada April 2025 untuk diskusi tingkat tinggi dengan Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris Raya, yang bertujuan untuk mengatasi hambatan kebijakan dan pasar bagi perusahaan-perusahaan China. Strategi ekspansi luar negeri "gaya kluster" ini membantu perusahaan-perusahaan China secara sistematis memahami mekanisme pendapatan Inggris Raya yang kompleks seperti Pasar Kapasitas dan layanan tambahan.
Kesimpulan: Dari "Go Global" ke "Go Local"
Narasi "pertumbuhan lima kali lipat dalam lima tahun" dari pasar penyimpanan energi Inggris Raya bukan hanya tentang memperluas angka kapasitas tetapi juga uji tekanan pada kemampuan komprehensif para pesertanya. Kunci keberhasilan terobosan perusahaan-perusahaan China terletak pada lompatan dari "ekspor produk" ke "lokalisasi ekosistem." Dengan mendirikan manufaktur lokal, membentuk aliansi dengan mitra utama, dan terlibat secara mendalam dengan aturan pasar, perusahaan-perusahaan China bertransformasi dari sekadar pemasok menjadi pembangun bersama yang sangat diperlukan dari transisi energi Inggris Raya. Seiring dengan kebijakan jaminan pendapatan jangka panjang seperti "mekanisme batas atas dan bawah" pemerintah Inggris Raya menjadi lebih jelas, fase berikutnya dari pertempuran terobosan ini akan lebih lanjut menguji kebijaksanaan perusahaan-perusahaan ini dalam mencapai iterasi teknologi, optimalisasi aset, dan profitabilitas yang stabil selama siklus panjang.

